Robohkan Dindingnya

Oleh Pdt. Albert Natan Kurniawan
Gembala Jemaat GPdI Barito
Filipi 4:13
Segala perkara dapat kutanggung di dalam Dia yang memberi kekuatan kepadaku.
Tahun 2025 sudah kita lewati bersama, masalah, problema sudah kita lewati hingga memasuki 2026. Sungguh ini adalah sebuah keajaiban yang kita terima dari Tuhan. Ingat selama kita masih hidup tantangan demi tantangan pasti kita harus hadapi . Dan mungkin bagi kita memasuki tahun 2026 ini perjalanan terasa baik-baik saja, kondisi semua dalam keadaan baik, puji Tuhan, Haleluya! Ingat tahun 2026 masih panjang , kita tidak tahu di depan sana akan terjadi apa? bisa saja tiba-tiba dalam perjalanan hidup kita terbentur masalah, seperti ada dinding yang besar yang mengahadang jalan hidup kita ini. Tidak lagi ada yang bisa menolong atau membantu kita.
Seperti kita sedang menabrak dinding yang begitu besar dan sulit untuk di tembus! mungkin berupa dinding kesakitan atau kesulitan ekonomi, atau masalah keluarga, usaha yang hancur berantakan bahkan menuju kebangkrutan, bahkan ada juga masalah-masalah yang lain yang sulit untuk di pecahkan yang kembali menghadang kita, bagaikan DINDING YANG BESAR !!!!.
Tetapi apa pun bentuknya, pengaruh dari “dinding” itu selalu sama. Yaitu menahan atau menghentikan gerakan kita .
Pertanyaannya ialah, setelah kita menabrak dinding seperti itu, apakah yang akan kita lakukan? Apakah kita akan tergoda untuk berhenti, dan berbalik dalam keadaan kalah ? Atau kita tetap bertahan untuk menghadapi semua keadaan itu? Saya boleh katakan jangan kita kalah dengan keadaan, jangan kita hilang semangat, atau apalagi patah semangat! Mengapa !!!
INGAT !!! Kita pernah alami di tahun 2025 dan kita MENANG, buktinya kita masih bisa berjalan memasuki dan berada di tahun yang baru tahun 2026.
INGAT semua itu karna Karena Allah akan menyanggupkan kita untuk mendobrak dinding itu dan meneruskan perjalanan kita itu.Saya takkan mengatakan bahwa ini merupakan hal yang mudah. Tetapi kita harus terus sanggup untuk berjalan bahkan berlari terus seperti seorang atlit dalam mengikuti pertandingan harus berhadapan dengan lawan yang tangguh dan berat itu , engkau sanggup mendobrak dinding itu dan mengalahkan lawan itu dengan kekuatan yang luar biasa . Kita harus memiliki fighting spirit itu.
Jika dia seorang pemenang, dia pasti sudah mengalaminya. Dia mengerahkan tubuhnya secara maksimal. Rusuknya sakit. Paru-parunya nyeri. Kaki dan pahanya kejang. Dan tepat pada waktu dia merasa tidak dapat lagi bergerak, dia mendengar pelatihnya berseru, “Ayo! Terus berlari!”Para atlet menyebut itu “menabrak dinding”. Itulah saatnya tubuh berkata, Cukup. Itulah yang dapat kulakukan. Aku tidak dapat berlari lebih cepat. Aku berhenti saja.” Tetapi atlit yg berpengalaman tahu bahwa dinding itu bukanlah suatu akhir atau kesudahan.
Itu adalah tanda bahwa dia ada diambang suatu pendobrakan: Jika dia mau bersikap tegar dan mengerahkan diri sedikit lagi, dia akan mendapatkan semangat baru dan meraih kemenangan. Ingat Firman Tuhan katakan Amsal 24:10 dikatakan,”Jika engkau tawar hati pada masa kesesakan, kecillah kekuatanmu.”
Bila kita mengalami keadaan paling buruk, ingat ayat ini . Kemudian tiba-tiba, bagaikan fajar yang menyingsing di pagi hari, terang menyinari kita. Kita melihat cara untuk mendobrak. Yang harus kita lakukan hanyalah semangat !! Karena Firman Tuhan yang menjadi pedoman kita berkata di Amsal 23:18.
“Karena masa depan sungguh ada, dan harapanmu tidak akan hilang.” Semangat dan bangkit dari keterpurukan itu dengan kekuatan Firman dan inilah kunci keberhasilan , sehingga iman kita bangkit dan bertambah kuat.
Dan lawanlah musuh. Jangan berhenti! Dan tidak lama kemudian, kekuatan Tuhan akan datang menerobos dan dan merobohkan setiap rintangan yang menghadangnya! Ratapan 3:22-23 “ Tak berkesudahan kasih setia TUHAN, tak habis-habisnya rahmat-Nya, selalu baru tiap pagi; besar kesetiaan-Mu!
Begitu hal itu terjadi, maka kita akan jadi pemenang yang tangguh. Hanya sebuah dobrakan seperti itu yang dibutuhkan untuk menjadikan kita seorang juara yang tidak pernah menyerah.
1 Korintus 9:24- 25a.
“Tidak tahukah kamu, bahwa dalam gelanggang pertandingan semua peserta turut berlari, tetapi bahwa hanya satu orang saja yang mendapat hadiah? Karena itu larilah begitu rupa, sehingga kamu ! (25) Tiap-tiap orang yang turut mengambil bagian dalam pertandingan, menguasai dirinya dalam segala hal.”
Untuk menang kita perlu perhatikan menguasai diri kita dalam segala hal, baik tetap bangkit dan semangat juga pegang Firman untuk membangkitkan iman kita. Dan kita harus tahu bahwa di balik semua itu ada Tuhan yang menopang kita, karena Rancangan tuhan itu ajaib. Firman Tuhan katakan di Yeremia 29:11 “Sebab Aku mengetahui rancangan-rancangan apa yang ada pada-Ku mengenai kamu, demikianlah firman Tuhan, yaitu rancangan damai sejahtera dan bukan rancangan kecelakaan, untuk memberikan kepadamu hari depan yang penuh harapan.” Hari depan yang bagaimana? Roma 8:37 “ Tetapi dalam semuanya itu kita lebih dari pada orang-orang yang menang, oleh Dia yang telah mengasihi kita.” Ketika kita bangkit dan memegang Firmannya maka Tuhan merencanakan kemenangan bagi kita oleh sebab itu Tahun 2026 adalah Tahun kemenangan untuk kita semua , mari kita nikmati dan syukuri tahun baru yang di jadikan Tuhan untuk kita semua. Mazmur 118:24 “ hari yang dijadikan Tuhan, marilah kita bersorak-sorak dan bersukacita karenanya!”
Demikian renungan hari ini, kiranya bisa menjadi pelajaran buat kita untuk tidak menyerah dalam setiap tantangan hidup yang kita hadapi.
Tuhan Yesus memberkati kita semua.
Pengumuman



Persembahan & Persepuluhan

Diakonia




Leave a Reply