Mengerti Isi Hati Tuhan
Oleh Pdt. Albert Natan Kurniawan
Gembala Jemaat GPdI Barito
Mazmur 119:97
“Betapa kucintai Taurat-Mu! Aku merenungkannya sepanjang hari.
Siapa yang tahu isi hati kita ? Tak seorang pun kecuali Tuhan dan diri kita sendiri. Atau orang lain akan tahu isi hati kita jika kita mau terbuka dan mengungkapnya dengan jujur.
Sungguh, dalamnya lautan dapat diduga, tetapi dalamnya hati tiada yang tahu. Manusia seringkali merahasiakan isi hatinya, berlaku pura-pura atau mengenakan ‘TOPENG ‘ di hadapan sesamanya.
Itulah sebabnya Tuhan menegur keras ahli Taurat dan orang-orang Saduki!
Maka Firman Tuhan berkata di dalam Matius 23:27 “ Celakalah kamu, hai ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi, hai kamu orang-orang munafik, sebab kamu sama seperti kuburan yang dilabur putih, yang sebelah luarnya memang bersih tampaknya, tetapi yang sebelah dalamnya penuh tulang belulang dan pelbagai jenis kotoran.
Dikatakan …… Hai KAMU MUNAFIK.
Arti kata munafik adalah: Berpura-pura percaya atau setia dan sebagainya tetapi sebenarnya dalam hatinya tidak;
Orang munafik suka (selalu) mengatakan sesuatu yang tidak sesuai dengan perbuatannya; bermuka dua.
Sampai hari ini ada banyak orang Kristen yang hidup dalam kemunafikan. Sewaktu di gereja terlihat begitu rohani, tampak beribadah dan melayani Tuhan dengan sungguh-sungguh, begitu melangkah keluar dari pintu pagar gereja semuanya langsung berubah, kembali kepada kehidupan lama dan mengasihi dunia. Tidak sedikit pula suami-suami atau isteri-isteri menjalani kehidupan rumah tangganya dengan kemunafikan, tidak mengasihi pasangannya dengan sepenuh hati. Akibatnya rumah tangga menjadi hancur berantakan!
Tetapi berbeda dengan Tuhan peibadi yang MAHA KUDUS apa yang ada didalam hatiNya diungkap melalui kebenaran Firman TuhanNya.
Jadi firman Tuhan (Injil) adalah isi hati Tuhan sendiri. Tuhan membuka dan mengungkapkan isi hatiNya supaya manusia percaya dan tidak mengalami kebinasaan, melainkan beroleh kehidupan yang kekal.
Sayang, tidak semua orang mengerti isi hati Tuhan ini, mereka menolak Injil dan memilih hidup dalam ketidaktaatan.
Menyadari akan hal ini, Daud begitu menyukai firman Tuhan dikatakan di Mazmur 119:92,93,105 sehingga dapat berkata, “Sekiranya Taurat-Mu tidak menjadi kegemaranku, maka aku telah binasa dalam sengsaraku. Untuk selama-lamanya aku tidak melupakan titah-titah-Mu, sebab dengan itu Engkau menghidupkan aku.
Firman-Mu itu pelita bagi kakiku dan terang bagi jalanku.”
Bahkan dikatakan di dalam Mazmur 25:14 “ Terhadap orang yang karib denganNya akan diberitahukan perjanjianNya kepada mereka.
Jadi langkah awal untuk mengerti isi hati Tuhan adalah membangun hubungan yang karib denganNya. Bagaimana dapat mengerti isi hatiNya Tuhan bila kita tidak pernah bergaul denganNya setiap saat?
Maka kata Tuhan Yesus agar kita mengerti isi hatiNya Tuhan,
Yohanes 15:4
Tinggallah di dalam Aku dan Aku di dalam kamu. Sama seperti ranting tidak dapat berbuah dari dirinya sendiri, kalau ia tidak tinggal pada pokok anggur, demikian juga kamu tidak berbuah, jikalau kamu tidak tinggal di dalam Aku.
Disini artinya kita harus tinggal di dalam Tuhan dengan menghidupi Firmannya, atau mendengarkan Firman, mengerti FirmaNya dan melakukan FirmanNya. Itu tandanya kita telah mengerti isi hatiNya Tuhan
Berkat disediakan Tuhan bagi orang-orang yang senantiasa tinggal di dalam Dia. Maka di Yohanes 15:7 “mintalah apa saja yang kamu kehendaki, dan kamu akan menerimanya.”
Mari kita Praktekan Firman dalam diri kita maka apa yang kita minta dan doakan niscaya Tuhan sanggup mengadakan dan hidup kita semakin di berkati Tuhan, diluar Tuhan kita tidak bisa berbuat apa-apa.
Tuhan Yesus memberkati kita semua.
Pengumuman
Persembahan & Persepuluhan
Leave a Reply